Jumat, 04 Februari 2022

Ditangkap karena Mencuri, Buchtar Tabuni Ungkap Upaya Menghancurkan KNPB


Penangkapan Steven Itlay oleh aparat Polres Jayapura mendapat banyak sorotan, hal tersebut lantaran Steven Itlay merupakan Ketua KNPB wilayah Mimika yang punya pengaruh besar dalam aksi pergerakan pembebasan Papua.

Desakan para simpatisan yang menginginkan dibebaskannya Steven Itlay diketahui sempat menyeruak, namun hal tersebut ditanggapi lain oleh Buchtar Tabuni. Sebagai seorang tokoh senior, Buchtar mengaku kesal lantaran Steven ditangkap hanya karena aksi pencurian yang dianggapnya sangat remeh. (5/6)

"Tokoh perjuangan tapi ditangkap karena mencuri, sangat lucu dan aneh rasanya. Aksi buruk yang dilakukan Steven tidak mencerminkan tanggung jawabnya sebagai Ketua KNPB wilayah," ungkap Buchtar.

Buchtar menambahkan bahwa tindakan yang dilakukan Steven Itlay dapat menggeneralisir penilaian publik terhadap KNPB. Sebab menurut pengakuannya, KNPB telah dianggap sebagai organisasi yang tidak serius atas agenda perjuangan. 

"Tindakan Steven akan mengubur nama KNPB, orang diluar sana akan semakin mudah menilai kalau KNPB adalah organisasi main-main, mereka tidak serius dalam agenda-agendanya," ujarnya.

Sebelumnya, Buchtar bahkan mengatakan jika dirinya telah memperkirakan kejadian penangkapan terhadap Steven Itlay akan benar-benar terjadi. Sebab Buchtar mengaku mendapat kabar keterlibatan Steven Itlay dalam jaringan kelompok pencuri kendaraan sejak beberapa bulan lalu.

"Iya sudah, saya sudah dengar jauh hari sebelumnya kalau dia sering terlibat pencurian. Kabar ini dari anggota saya sendiri, dan ternyata kemarin benar (penangkapan) itu terjadi," ungkap Buchtar dalam pengakuannya.

Dalam penyampaiannya Buchtar merasa sangat khawatir dengan keberlangsungan agenda dan kepengurusan di tubuh KNPB. Dirinya sebagai salah seorang pencetus berdirinya KNPB merasakan bahwa kerja keras pengurus pusat justru sedang dihancurkan oleh anggota dan simpatisan.

"Dulu KNPB dibentuk atas kesadaran, untuk berjuang dan memperjuangkan. Tapi beda cerita sekarang, KNPB hanya dijadikan komoditas untuk mencari uang. Nama besar KNPB dihancurkan oleh anggotanya sendiri," tutup Buchtar.

0 komentar:

Posting Komentar