Selasa, 22 Februari 2022

Dukungan Internasional Bukan Untuk Papua Merdeka


Aksi politik ULMWP melalui jalur diplomasi di luar negeri tidak sepenuhnya mendapat respon positif. Menurut Ketua Organisasi Papua Meredeka (OPM-TPNPB) Jeffrey Bomanak, dirinya beranggapan bahwa klaim dukungan internasional terhadap ULMWP tidak bisa ditelan mentah-mentah.

Menurut Jeffrey Bomanak tekanan yang dilakukan dunia internasional terhadap pemerintah Indonesia, terkait dinamika di Papua bukan mutlak sebagai dukungan untuk merdeka.

"Perlu digaris bawahi, dukungan yang sekarang muncul dari internasional itu tidak semata-mata untuk Papua merdeka. Bukan seperti itu, jangan disalah artikan sebab maknanya sangat luas," ujar Jeffrey Bomanak. (23/2)

Jeffrey beranggapan bahwa dukungan dari Internasional wajar terjadi karena polemik yang terjadi mengarah pada isu kemanusiaan. Justru dirinya mengatakan jika ULMWP harus berhati-hati akan hal tersebut, mengingat pemerintah Indonesia sangat gencar membangun opini publik terkait keberhasilan dan capaian pembangunan di Papua.

"ULMWP sudah terlanjur menjual Papua, akhirnya semua melihat ada kesenjangan. Namun jangan sampai hal itu terbalik dan menjadi bumerang. Kalau sampai tidak terbukti jika Papua itu disingkirkan oleh Indonesia, perjuangan ini tidak akan lagi dipercaya dunia. Kamu perhitungkan bagaimana usaha Indonesia membangun citra Papua," tambahnya.

Jeffrey Bomanak menambahkan bahwa pernyataan ULMWP terkait klaim dukungan internasional sudah sangat berlebihan dan hanya akan mengubur harapan orang Papua.

"Dukungan dari internasional bukan untuk kita bisa merdeka. Posisi Indonesia di mata dunia sudah diakui, sehingga kedaulatannya pasti dihormati. Tidak semudah apa yang ULMWP suarakan. ULMWP harus sadar itu, jangan mengubur harapan, jangan terus mengumbar kebohongan," tambahnya.

Perjuangan, kata Jeffrey Bomanak, utamanya harus dilakukan dari dalam negeri lewat kesadaran dan kemauan sendiri, bukan lewat desakan dunia internasional. Sebab hakekat merdekanya suatu bangsa bukan dari hasil pemberian.

0 komentar:

Posting Komentar