Sabtu, 05 Februari 2022

Kritik ULMWP, Ketua OPM Minta Kemerdekaan Diperjuangkan dari Dalam Negeri


Manuver politik yang dilakukan ULMWP untuk menarik peran pihak asing dalam membantu kemerdekaan Papua ditanggapi serius Ketua Organisasi Papua Merdeka (OPM-TPNPB) Jeffrey Bomanak. Menurutnya aksi tersebut akan memperpanjang penderitaan bagi rakyat Papua dalam masa yang akan datang. (6/2)

“Bukan hal yang baik, aksi yang dilakukan oleh ULMWP justru menyimpan banyak ancaman. Jangan sampai nanti rakyat Papua yang harus menanggung penderitaan karena penindasan yang tidak pernah selesai,” ungkap Jeffrey dalam media sosial pribadinya.

Jeffrey juga mengingatkan bahwa banyak agenda ULMWP yang berhenti hanya sebagai rencana dan tidak pernah terlaksana. Bahkan menurut Jeffrey, agenda ULMWP selalu dibumbui kepentingan pribadi. Sayangnya, Jeffrey mengatakan bahwa korban penipuan ULMWP adalah orang Papua sendiri.

“ULMWP punya kepentingan disetiap agendanya, hanya saja kita perlu lebih waspada karena mereka menargetkan orang Papua sebagai objeknya. Orang Papua selama ini menjadi korban kebohogan yang dilakukan ULMWP,” tambahnya.

Jeffrey juga menegaskan bahwa kemerdekaan tidak bisa diraih karena pemberian, menurutnya kemerdekaan mutlak diperjuangkan. Dirinya mengatakan jika aksi yang dilakukan oleh ULMWP adalah sebuah tindakan yang merendahkan derajat orang Papua.

“Merdeka itu artinya bebas dari kepentingan asing, kita bisa mengatur rumah tangga sendiri tanpa adanya intervensi dari pihak lain. Makanya merdeka itu harus diperjuangkan, bukan lewat pemberian,” ujar Jeffrey mengkritik pergerakan ULMWP di luar negeri.

0 komentar:

Posting Komentar