Senin, 21 Februari 2022

Penembakan Kasar Kulua Dilakukan Anggotanya, Pentolan KNPB Ilaga Terlibat


Kematian Komandan Batalyon TPNPB Kodap Ilaga, Kasar Kulua, saat ini menjadi polemik yang ramai dibahas Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB-OPM.

Kabar berhembus bahwa Kasar Kulua justru ditembak oleh anak buahnya sendiri memanfaatkan momentum kontak terbuka dengan aparat keamanan di Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua. (20/2)

Menurut pernyataan Kalenak Telenggen sebagai salah seorang anggota TPNPB-OPM yang turut dalam peristiwa, dirinya membenarkan kejadian pengkhianatan tersebut terjadi. Telenggen mengatakan bahwa pelaku memiliki keterikatan dengan pentolan KNPB wilayah Ilaga. (22/2)

"Memang kejadiannya bersamaan dengan kontak senjata dengan TNI-Polri, tapi Komandan Batalyon tidak mati karena peluru aparat, dia mati karena ditembak anggotanya sendiri," ungkap Telenggen.

Kalenak Telenggen mengungkapkan bahwa bekas luka tembak yang dialami Kasar Kulua bukan berasal dari arah depan, melainkan disebut tertembak pada punggung bagian samping.

"Kita berhadap-hadapan dengan aparat, tapi luka tembak yang ada dibadan Kasar Kulua itu bekasnya disebelah punggung," ujar Telenggen.

Menurut penuturan Kelanak Telenggen, diketahui jasad Kasar Kulua telah dimakamkan pada hari yang sama pukul 19.00 waktu setempat.

Damianus Magay Yogi selaku Panglima Tertinggi TPNPB-OPM ketika dikonfirmasi telah membenarkan peristiwa kematian salah seorang anggotanya yang menjabat sebagai Komandan Batalyon.

"Kontak senjata itu siang, sore kami dapat kabar kalau Kasar Kulua sudah tertembak dan mati. Kami konfirmasi bahwa kabar itu benar terjadi," ujar Damianus Yogi.

Damianus Yogi diketahui menyadari bahwa penembakan dilakukan oleh salah seorang anggotanya di lapangan. Namun terkait motif dibalik penembakan tersebut, dirinya belum dapat memastikan dan bersedia mencari tahu. Namun dirinya mencurigai bahwa ada keterlibatan KNPB dalam peristiwa tersebut.

"Ini yang menjadi persoalan, saya akan cari tahu maksud anggota menembak pimpinannya sendiri. Ada ketidak terbukaan disana, namun memang ada informasi dari lapangan tentang keterlibatannya dengan salah satu pentolan KNPB Ilaga," sambung Damianus Yogi.

0 komentar:

Posting Komentar