Kamis, 10 Maret 2022

Dialog Jakarta-Papua, Egianus Kogoya Pertanyakan Peran Benny Wenda


Kabar Komnas HAM untuk turun gunung menangani konflik Papua dengan menggelar dialog mendapat tanggapan dari Egianus Kogoya sebagai tokoh perjuangan prokemerdekaan di wilayah Kabupaten Nduga, Papua. (11/3)

Dalam sebuah keterangan Egianus Kogoya menentang rencana Komnas HAM yang direncanakan akan melakukan dialog dengan Benny Wenda dan ULMWP.

"Harus lihat kami yang berada di lapangan, Benny Wenda bukan sebagai pemimpin gerakan di Papua. Tidak ada alasan khusus Komnas HAM menunjuk Benny Wenda untuk berdialog," ujar Egianus. (11/3)

Egianus berpandangan bahwa Benny Wenda bukanlah satu-satunya orang di Papua yang bisa mendapat kesempatan dalam upaya perundingan di Papua.

"Memangnya Benny Wenda itu siapa, dia tidak pernah tahu situasi yang terjadi di lapangan. Datang dulu ke lapangan baru dia bisa paham, siapa yang mau percaya Benny Wenda," ungkapnya.

Egianus yang sebelumnya selalu menentang narasi-narasi yang disuarakan ULMWP terkait status Benny Wenda sebagai presiden menegaskan bahwa jangan ada siasat lain yang dilancarkan lewat dialog sepihak.

"Sekali kami tidak percaya, dan sebelum Benny Wenda turun ke lapangan, kami terus berprasangka buruk. Kami tidak ada yang kenal Benny Wenda, artinya jangan sampai dia menjual perjuangan ini," tambahnya.

0 komentar:

Posting Komentar