Sabtu, 26 Maret 2022

Ketua OPM Ungkap Buchtar dan Bazooka Hanya Klaim Sepihak Benny Wenda


Penangkapan Buchtar Tabuni dan Bazooka Logo oleh pihak kepolisian dari Polresta Jayapura akibat penyerangan yang dilakukan oleh pihak ULMWP dalam hal ini karena atas perintah Buchtar Tabuni kepada anggota.

"Buchtar Cs, ditangkap setelah diketahui melakukan pengeroyokan terhadap petugas kepolisian yang sedang bertugas."

Pasca penangkapan terhadap kelompok Biro Politik ULMWP tersebut ditanggapi oleh Ketua TPN-OPM Jeffrey Bomanak, Jumat 25/03/22.

Dalam keterangannya Jeffry mengungkapkan kalau Buchtar Tabuni dan Bazooka Logo hanyalah klaim sepihak dari deklarasi Benny Wenda.

"Sangat keliru kalau Buchtar Tabuni dan Bazooka Logo mewakili pemerintahan negara west Papua, karena sampai saat ini tidak ada negara west Papua, perjuangan kemerdekaan belum selesai dan belum ada pengakuan," terangnya.

Bahkan, kalau Papua nantinya akan menjadi sebuah negara maka yang mengendalikan pemerintahan adalah TPN-OPM bukan ULMWP atau Benny Wenda yang baru berjuang dalam hitungan umur jagung.

Lebih lanjut Ketua OPM ini menegaskan Benny Wenda yang mengaku sebagai ketua ULMWP berjuang dimana? dan apa yang sudah dihasilkan untuk orang Papua di Papua.

Jangan hanya mengaku berjuang di luar negeri, tetapi semua biaya hidup dan fasilitas diminta dari rakyat Papua dengan alasan untuk perjuangan.

"Sebagai ketua OPM yang mewakili perjuangan Papua saya sangat malu dengan cara-cara penipuan dan pembodohan yang dilakukan Benny Wenda terhadap orang Papua sendiri, saya sudah pernah ingatkan orang Papua untuk hati-hati dengan Benny Wenda ataupun ULMWP yang memanfaatkan rakyat Papua sendiri," jelas Jeffrey.

Diakhir keterangannya, Jeffrey selaku ketua TPN OPM kembali mengingatkan orang Papua untuk tidak mudah percaya dengan isu-isu yang dibangun oleh ULMWP, terutama terkait dengan kedatangan Dewan HAM PBB ke Papua.

"Saya jelaskan kepada seluruh orang Papua, agar tidak gampang dipengaruhi oleh ULMWP terkait isu kedatangan dewan HAM PBB ke Papua, karena itu tidak benar dan itu tidak ada, ULMWP membangun isu ini hanya  untuk mencari dana, namun dana yang terkumpul nanti hanya dipakai oleh pihak pejabat tertentu ULMWP," tuturnya.

Sumber: Ketua OPM

0 komentar:

Posting Komentar