Rabu, 16 Maret 2022

KNPB Aktor Demo Anarkis di Yahukimo, Toko Dibakar Massa


Buntut demonstrasi penolakan pemekaran Provinsi Papua di Kabupaten Yahukimo berakhir rusuh, diketahui aparat keamanan harus melakukan langkah tegas untuk membubarkan aksi yang semakin brutal.

Menurut salah seorang warga Dekai, Yahukimo, aksi unjuk rasa menolak Daerah Otonomi Baru (DOB) sarat kepentingan yang dibawa oleh kelompok KNPB. 

"Kalau mereka mengatas namakan rakyat itu tidak benar. Hanya kami yang dijadikan tameng oleh kelompok KNPB yang punya kepentingan lain untuk menolak setiap rencana pemerintah," ujar Alberto Busup, warga Dekai. (16/3)

Alberto dalam keterangannya meyakinkan bahwa KNPB sebagai organisasi anti pemerintah memiliki basis yang cukup besar di wilayahnya. Hal tersebut dikatakan membangkitkan kekhawatiran bagi masyarakat di Yahukimo.

"Memang faktanya demikian, KNPB punya massa yang besar di Yahukimo. Makanya setiap aksi yang dilakukan selalu berpotensi membuat ketakutan, bahkan bagi kami sendiri orang asli Papua," tambahnya.

Terkait insiden pembubaran paksa, Alberto sepakat bahwa upaya aparat memang harus dilakukan, mengingat massa aksi sudah melakukan tindakan kriminal sampai telah membakar kios.

"Justru yang dilakukan aparat itu harus tegas, kalau tidak apa yang akan terjadi disini? Padahal kios sudah dibakar. Memang aksi kemarin tidak bisa dibenarkan, massa sudah bertindak kriminal," ungkap Alberto.

0 komentar:

Posting Komentar