Minggu, 06 Maret 2022

KNPB Tumpangi Mahasiswa Rencanakan Demo di Jayapura


Tokoh senior Papua dalam keterangannya menanggapi rencana aksi unjuk rasa yang dilakukan mahasiswa Universitas Cenderawasih, menyebutkan bahwa kegiatan tersebut harus diantisipasi dengan matang oleh pihak aparat keamanan.

Franz Korwa dalam keterangannya mengatakan aksi unjuk rasa bukan semata-mata dilakukan demi menyuarakan aspirasi terkait polemik pemerintah pusat yang akan melakukan pemekaran wilayah di Papua. (7/3)

"Jika kita lihat bagaimana kelompok pengunjuk rasa ini, maka tidak mungkin mereka hanya menyuarakan penolakan terhadap DOB (Daerah Otonomi Baru). Karena itu pihak keamanan harus tegas mengantisipasi terjadinya aksi," ungkap Korwa.

Korwa mengisyaratkan kerusuhan seperti tahun 2019 bukan tidak mungkin akan terulang. Sebab menururnya upaya melibatkan kelompok mahasiswa dengan dalih 'Demo Damai' hanya kedok atas kepentingan lain yang dibawa oleh KNPB sebagai salah satu organisasi separatis.

"Sudah pasti diantara mahasiswa dan KNPB saling terikat, status mahasiswa hanya dijadikan tameng untuk membuka jalan agenda-agenda KNPB yang dampaknya pasti negatif," tambah Korwa.

Korwa menambahkan bahwa aksi demo juga berkaitan dengan proses hukum yang tengah dijalani Victor Yeimo sebagai Juru Bicara Internasional KNPB. Sebab desakan untuk menuntut dibebaskannya Victor juga cukup keras disuarakan. 

Diketahui Victor Yeimo merupakan salah satu otak dan pelaku kerusuhan di Jayapura tahun 2019.

"Proses hukum yang sedang dijalani Victor Yeimo juga akan membawa pengaruh lain, sebab Victor adalah pentolan KNPB. Padahal kita semua tahu kalau Victor juga termasuk aktor kerusuhan tahun 2019," ujarnya.

Namun demikian, Korwa mengatakan bahwa pemekaran wilayah seharusnya mendapat dukungan dari berbagi pihak. Menurutnya dengan hadirnya provinsi-provinsi baru akan lebih memudahkan pemerintah untuk melayani masyarakat demi kesejahteraannya.

"Niat baik tidak selalu dinilai baik karena ada kepentingan lain yang terputus, seperti itulah realita yang terjadi di Papua sekarang ini. Pemerintah sudah merencanakan semuanya dengan baik, harusnya kita dukung demi kesejahteraan," ujarnya

0 komentar:

Posting Komentar