Kamis, 03 Maret 2022

Lamek Taplo Ancam 12 Kepala Kampung di Pagunungan Bintang


Gerakan separatisme di wilayah Kabupaten Pegunungan Bintang ramai bergejolak. Lamek Taplo yang merupakan Panglima Kodap XV Ngalum Kupel disebutkan telah melakukan aksi pengancaman terhadap 12 kepala kampung di wilayah tersebut.

Aksi semena-mena yang dilakukan Lamek Taplo dengan cara melakukan ancaman dan pemerasan tersebut disampaikan oleh Ketua Komite Nasional Papua Barat, Agus Kossay. (4/3)

"Saya bisa pastikan kalau dia pernah mengancam 12 kepala kampung di Pegunungan Bintang untuk minta sejumlah uang dan barang kebutuhan pokok," ujar Agus Kossay.

Agus Kossay yang mengetahui aksi pengancaman dan pemerasan tersebut menyebutkan jika Lamek Taplo telah membuat ketakutan bagi masyarakat setempat.

Pasalnya Lamek Taplo juga mengancam akan membakar kampung dan merampas barang-barang milik masyarakat setempat jika permintaannya tidak kunjung dipenuhi.

"Apa gunanya melakukan pemerasan kepada kepala kampung. Padahal mereka adalah kelompok pejuang, tetapi mengapa mereka malah membuat ketakutan bagi orang Papua sendiri?" ujar Agus mempertanyakan tujuan Lamek Taplo.

"Bahkan dia juga sudah mengancam mau membakar kampung-kampung, mereka bilang semua barang akan dirampas jika permintaannya tidak dituruti. Lamek Taplo sudah sangat keterlaluan dan merusak perjuangan," tambahnya.

Terkait eksistensi Lamek Taplo, Agus Kossay juga menuturkan bahwa dirinya mengetahui rencana penggantian Panglima Kodap XV Ngalum Kupel yang saat ini masih dijabat oleh Lamek. Agus menilai bahwa upaya tersebut adalah peringatan keras terhadap Lamek dan pasukannya.

"Cepat atau lambat Lamek Taplo akan digantikan, dia dianggap sebagai pemimpin yang gagal. Bahkan berita ini sudah didengar oleh pihak-pihak diluar unsur perjuangan, seperti LSM dan media," ujarnya.

Aksi Lamek Taplo yang diluar batas juga dinilai akan mengganggu rencana kunjungan Dewan HAM PBB yang sedang diupayakan dunia internasional untuk memantau kondisi terkait isu kemanusiaan di Papua.

0 komentar:

Posting Komentar