Rabu, 09 Maret 2022

Sempat Khawatir, Aktivitas Warga Tak Terganggu Aksi Demo Mahasiswa Papua


Kelompok pedagang kios di wilayah Distrik Heram, Kota Jayapura, mengapresiasi upaya aparat keamanan dalam menjaga kondusifitas demo mahasiswa dalam tuntutan terkait pemekaran wilayah di Papua . (9/3)

Herman salah seorang koordinator pedagang menyebutkan bahwa sebelumnya dirinya sempat merasa khawatir mendengar kabar mobilisasi yang dilakukan mahasiswa. 

Herman mengaku masih menyimpan rasa takut akibat aksi serupa pada tahun 2019 yang berakhir kerusuhan.

"Siapa yang tidak khawatir, masih ingat kami peristiwa tahun 2019 lalu, tapi bersyukur memang aksi kemarin bisa ditangani dengan baik. Saya rasa bagus, supaya kita juga sama-sama nyaman mau aktivitas," ujarnya.

Dalam keterangannya Herman menolak reaksi pihak-pihak tertentu yang justru menyudutkan tindakan aparat TNI-Polri dalam menangani aksi mahasiswa.

"Tidak bisa juga kita menilai aparat terlalu membatasi, karena tidak mungkin aparat memenuhi permintaan mahasiswa tanpa memikirkan pihak-pihak lain, termasuk pedagang seperti kami," ungkap Herman.

Terkait hal tersebut, Herman mengatakan bahwa tidak perlu ada pihak yang harus disalahkan. Menurutnya mahasiswa sudah bisa menyuarakan aspirasinya, dan aparat juga sudah mampu menjamin ketertiban.

"Hilangkan anggapan untuk mencari kambing hitam, yang terpenting aspirasi mahasiswa sudah disuarakan dan diterima. Aparat juga harus dihargai karena sudah bisa menjamin ketertiban kota," ungkapnya.

0 komentar:

Posting Komentar