Senin, 07 Maret 2022

Tokoh Papua: Kemajuan Dirasakan karena Hasil Pemekaran


Ribuan masyarakat di Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, antusias menghadiri penyerahan aspirasi terkait rencana pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB). (6/3)

Salah seorang tokoh masyarakat Distrik Okhika mengatakan bahwa aksi yang dihadiri ribuan warga tersebut adalah bentuk spontanitas warga yang bersuka cita.

"Kami datang ke tempat ini karena merasa bahagia, sudah belasan tahun kami menunggu aksi nyata demi kesejahteraan orang Papua," ungkapnya.

Disebutkan bahwa pemekaran wilayah mampu mempercepat pembangunan yang berdampak pada tersedianya sarana/prasarana yang dapat dimanfaatkan oleh orang Papua.

"Dengan adanya pemekaran maka akan mempercepat pembangunan yang membawa kesejahteraan rakyat. Jika ada provinsi baru yang dekat dengan Wamena, maka semua kebutuhan masyarakat akan mudah terpenuhi," tambahnya.

Sementara ketua Tim Pemekaran Provinsi Papua Tengah, Jhone Tabo mengaku jika perjuangan pemekaran sudah dilakukan dirinya bersama para seniornya khususnya yang berada di wilayah Jayawijaya. Dirinya berharap tidak ada yang termakan isu menyesatkan terkait menolak pemekaran.

"Dulu kita tidak kenal Mimika, Yahukimo, Pegunungan Bintang, Lanny Jaya, sebagai kabupaten. Saat itu banyak pihak yang menolak, tetapi sekarang sudah bisa dilihat hasilnya, daerah-daerah itu menjadi lebih maju," ungkap Jhon Tabo.

Terkait penolakan pemekaran yang dilakukan mahasiswa, dirinya justru menyebutkan bahwa aksi tersebut berbanding terbalik. Mahasiswa dinilai tidak bisa merefleksikan situasi yang terjadi saat ini.

"Mahasiswa bisa sekolah itu karena kemudahan dan kemajuan. Kita lihat mahasiswa dari daerah, mereka banyak yang difasilitasi pemerintah daerah untuk belajar, padahal pemerintah daerah itu dulu juga hasil pemekaran, tidak bisa dibantah," tambahnya.

0 komentar:

Posting Komentar