Senin, 14 Maret 2022

Tokoh Perempuan Marind: "Kami Sadar Pemekaran Bisa Angkat Kesejahteraan"


Tokoh Perempuan Suku Marind, Yohana Gebze, mendukung upaya pemerintah pusat terkait rencana pemekara  wilayah di Papua. Dirinya mewakili perempuan Marind mengatakan seluruh komponen di Papua bagian selatan sepakat akan Daerah Otonomi Baru (DOB). 

"Baik kami sendiri dari Perempuan Marind, ataupun berbagai komponen masyarakat di Papua bagian selatan telah siap menerima dan mendukung DOB," ungkap Yohana dalam kesempatannya (15/3).

Secara khusus calon Provinsi Papua Selatan yang berada di wilayah Anim Ha disebutkan oleh Yohana telah dinantikan oleh seluruh masyarakat. Dirinya juga menyebutkan jika Merauke sudah sangat siap untuk menjadi Ibukota Provinsi. 

"Wacana Papua selatan itu bukan baru-baru ini, kami orang-orang tua sudah memikirkannya sejak lama. Maka sekarang adalah waktu yang tepat, Papua Selatan sudah dipersiapkan, Merauke sudah layak menjadi kota yang lebih sejahtera dengan adanya pemekaran," tambahnya.

Aktivis perempuan tersebut juga mengatakan bahwa kemungkinan pemekaran seluruh Provinsi Papua adalah harapan yang besar. Dirinya menggambarkan kondisi saat ini, dimana wilayah Papua yang terlampau luas telah menjadi hambatan bagi orang Papua untuk berkembang.

"Tidak sedikit kami di Papua bagian selatan selalu menemui masalah untuk mengembangkan potensi, karena jarak kami disini jauh dengan pusat (Provinsi) maka akhirnya banyak rencana yang harus dikesampingkan. Padahal semangat orang-orang disini sudah sangat luar biasa," ujarnya.

Yohana juga menyampaikan perihal kondisi di wilayah Papua bagian selatan yang relatif tenang dan jarang terdengar pernyataan-pernyataan menolak pemekaran.

"Situasi di Papua bagian selatan, khususnya Anim Ha, itu jarang ada yang menolak. Sebab kami disini memang membutuhkan hal itu, kami sadar dengan bisa mengurus wilayah sendiri, Papua Selatan akan sejahtera," ungkap Yohana Gebze.

0 komentar:

Posting Komentar