Sabtu, 30 April 2022

Benny Wenda Tegaskan Aksi 1 Mei Jangan Kotori Hari Besar Keagamaan


Berbeda dengan yahun sebelumnya, Benny Wenda sebagai seorang pemimpin pergerakan pembebasan Papua menyikapi peringatan 1 Mei pada tahun 2022 agar seluruh komponen perjuangan dapat menghormati ibadah dan perayaan yang akan dilakukan seluruh warga muslim di Papua Barat. (30/4)

“Bertepatan dengan 1 Mei sebagai hari yang bersejarah bagi kita sebagai pelaku perjuangan, kita bersama-sama juga sedang bersiap untuk menyambut hari suci yang akan dirayakan seluruh warga muslim di Papua Barat,” ungkap Benny Wenda.

Benny Wenda dalam keterangannya meminta agar seluruh komponen perjuangan untuk dapat menghormati orang mulim Papua sesama umat beragama. Hal tersebut dikaitkannya untuk meminimalisir aksi yang tidak terorganisir dan berpotensi mengundang konflik.

“Kita juga perlu menghargai hari-hari besar keagamaan sebagai sesama umat manusia, sehingga kita pinggirkan dulu aksi-aksi yang tidak pernah dikoordinasikan karena bisa saja hal itu mengganggu perayaan dan berujung konflik,” tambahnya.

Benny Wenda menegaskan jika pergerakan perjuangan tidak perlu mengganggu perayaan kegiatan keagamaan. Dirinya berpendapat jika masa lalu, seluruh orang Papua pernah diselamatkan dengan hadirnya ajaran dan nilai-nilai agama.

“Tidak bisa kita pungkiri kalau seluruh orang di Papua pernah diselamatkan oleh hadirnya nilai agama, lewat paa misionaris, lewat peran pemuka agama dari kerajaan islam timur, itu semua yang turut membangun peradaban di Papua sampai sekarang ini,” ungkapnya.

Dalam akhir kesempatannya Benny Wenda yang juga merupakan Presiden Sementara ULMWP menyampaikan perhatiannya dan turut mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri kepada seluruh warga muslim Papua Barat, dirinya berharap bahwa perayaan tersebut dapat memberi nilai keberagaman terhadap Papua.

0 komentar:

Posting Komentar