Sabtu, 02 April 2022

Bupati Marah karena Teror Kelompok Separatis di Intan Jaya


Situasi keamanan di wilayah Kabupaten Intan Jaya dikabarkan sempat terganggu akibat aksi kelompok separatis. Diketahui bahwa kelompok Undius Kogoya telah melakukan pembakaran gedung sekolah serta menganiaya warga sipil di Distrik Hitadipa. (30/3)

Peristiwa biadab tersebut akhirnya memantik amarah Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni. Dalam keterangannya Bupati mengaku sangat kesal dengan aksi kelompok separatis yang terus mengganggu situasi keamanan di wilayah pemerintahannya.

“Saya sangat tidak suka kalau ada pihak-pihak yang mengganggu situasi keamanan di Intan Jaya. Kami sangat menginginkan hidup dalam kedamaian. Aksi pembakaran gedung sekolah tidak bisa dibenarkan, aksi tersebut biadab karena juga melukai guru-guru,” ungkap Natalis Tabuni.

Kabupaten Intan Jaya disebutkan sebagai wilayah rawan yang kerap dihantui teror kelompok separatis. Terkait hal tersebut, Bupati membuka kemungkinan untuk berkoordinasi secara langsung dengan Kapolda Papua dan Pangdam Cenderawasih.

“Yang terpenting bagi kami adalah kedamaian di Intan Jaya, saya sudah sering melakukan negosiasi bahkan dengan kelompok-kelompok ini, tapi ternyata mereka sendiri yang tidak mau dengar. Kalau masih terus mengganggu, saya akan temui langsung Kapolda dan Pangdam supaya ada tindak lanjut,” tambahnya.

Natalis Tabuni beralasan bahwa situasi di Intan Jaya harus diupayakan untuk segera pulih dari segala bentuk aksi teror. Sebab sejak eksistensi kelompok Undius Kogoya meningkat, aktivitas masyarakat dan pemerintahan menjadi sangat terhambat.

“Dampaknya sangat besar, masyarakat menjadi sulit untuk beraktivitas seperti biasa. Jalur penerbangan kemarin terganggu, pemerintahan juga kesulitan karena kami juga takut. Tapi memang tidak ada alasan lain, Intan Jaya harus segera pulih dari teror separatisme,”

0 komentar:

Posting Komentar