Selasa, 05 April 2022

Jubir KNPB Kaburkan Fakta, Coreng Muka Sendiri


Situasi keamanan di Kota Jayapura dalam sepekan terakhir disibukkan dengan polemik pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB), diketahui bahwa Komite Nasional Papua Barat (KNPB) sebagai salah satu organisasi terafiliasi dengan gerakan separatisme di Papua adalah pihak yang cukup keras menyuarakan penolakan atas rencana kebijakan tersebut.

KNPB dalam keterangannya melalui Juru Bicara Ones Suhuniap menyebutkan bahwa pihaknya yang menolak rencana DOB merasa tidak diberi ruang demokrasi untuk beraspirasi. Namun pernyataan Ones Suhuniap tersebut mendapat penolakan dari salah seorang tokoh Papua.

“Kenapa organisasi anti pemerintah yang mendukung separatisme merengek minta diberi ruang demokrasi? Padahal mereka memposisikan diri sebagai pihak diluar bagian negara Indonesia, mereka melawan negara, tapi menuntut hukum yang dijalankan oleh negara. Ones Suhuniap dia sedang mencoreng mukanya sendiri,” ungkap Agustinus R.

Agustinus dalam kritikannya terhadap Jubir KNPB tersebut juga menyebutkan bahwa pernyataan Ones Suhuniap dianggap telah berbohong dan tidak sesuai fakta. Ones dinilai hanya sedang membela diri demi eksistensi organisasinya, meskipun dengan melegalkan cara-cara buruk dan mengumbar narasi palsu.

“Tugas Kepolisian untuk mengayomi itu ditujukan kepada masyarakat yang tunduk pada aturan dan hukum. Artinya kalau ada pihak yang berada diluar koridor dan secara nyata telah melawan hukum, maka jangan bicara minta pengayoman. Sudah pasti kalian para perusuh itu akan ditindak tegas,” tambahnya.

Menanggapi pernyataan Ones Suhuniap, Agustinus menyatakan jika saat ini KNPB hanya sedang mencari cara untuk mengelak dari tuduhan atas kesalahan yang diperbuat para simpatisan KNPB yang telah merugikan banyak pihak selepas aksi demo. Diketahui demo yang digalang KNPB seluruhnya berakhir dengan kericuhan.

“Ones juga mempertanyakan mengapa aparat keamanan tidak mengedepankan upaya persuasif. Sebagai jubir seharusnya dia bisa menyampaikan fakta, jangan bicara untuk tujuan yang menyesatkan. Berdalih seolah-olah pihaknya adalah korban padahal KNPB adalah pelaku utama,” ungkapnya.

Dalam akhir penyampaiannya Agustinus menegaskan kepada Ones Suhuniap dan KNPB untuk menarik diri dan berhati-hati dalam mengklaim dan melontarkan pernyataan. Agustinus mengingatkan kepada Ones jika dirinya pihak berpotensi digelandang ke kantor Polisi untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

“Bicara dimuka umum ada aturannya, kalau melanggar maka siap-siap saja Ones dan seluruh simpatisan KNPB digelandang ke kantor Polisi. Dia harus bertanggung jawab nanti karena perbuatannya sendiri,” tutupnya.

0 komentar:

Posting Komentar