Sabtu, 23 April 2022

Mantan Tokoh Papua Merdeka Nicholas Masset Dukung Pemerataan Pembangunan Pemekaran DOB Papua


Penulis: Edward Gick (Aktivis Papua)
April 24, 2022

Nicolas Messet adalah seorang Mantan Tokoh Pejuang Papua Merdeka, telah memberikan dukungan terhadap dinamika di Papua yaitu mendukung dan sependapat dengan pemerintah jika Papua dimekarkan menjadi beberapa Provinsi demi pemerataan pembangunan dan kesejahteraan rakyat Papua.

Nicolas menyebut, pemekaran berdasarkan  tujuh wilayah adat adalah berkat yang Tuhan berikan untuk masyarakat Papua.

“Itu adalah berkat dari Tuhan bahwa pemerintah memberikan pemekaran wilayah DOB (Daerah Otonomi Baru) Papua. Ini semata-mata untuk kemajuan masyarakat Papua. Supaya semua berjalan dengan baik, dan Masyarakat akan lebih sejahtera,” terang bapak Nicolas saat ditemui.

Lebih lanjut, dengan Pemekaran tersebut, maka semua masyarakat akan memiliki tanggungjawabnya masing-masing untuk memajukan dan mensejahterakan rakyatnya sesuai dengan DOB (Daerah Otonomi Baru) yang sudah dibentuk.

“Kalau Pemekaran sesuai wilayah adat yang ada di Papua, maka semua punya tanggungjawab terhadap wilayahnya, karena akan membangun sesuai dengan budaya dan karakter wilayah masing-masing,“katanya.

Nicolas juga mengaskan Papua sudah final melalui pengakuan Dewan Keamanan PBB pada 19 November 1969 lalu, yang manegaskan jika Papua adalah bagian dari NKRI.

“Jadi kalau ada yang petak- petakan, maka indikasinya ada pihak mau Papua merdeka. Saya katakan Dewan Keamanan PBB sudah akui Papua adalah bagian dari NKRI, dan kalau bicara Papua Merdeka sudah tidak mungkin lagi. Jadi DOB harus disambut gembira, karena penduduk Papua ini sekitar 5 juta penduduk. Kalau ada Provinsi baru maka pembangunan bisa menyentuh masyarakat hingga kepelosok,” tegasnya

Terkait ketakutan yang timbul semisal akan adanya non OAP (Orang Asli Papua) yang datang dan ketakutan lapangan pekerjaan, maka baiknya legislatif dan Eksekutif membuat regulasi untuk mengaturnya,”katanya.

Orang Papua dikatakan, masih memiliki pemikiran yang kusus, masih pikir dirinya sendiri dan menganggap bahwa Papua ini hanya orang Papua punya.

“Papua adalah bagian dari NKRI, sehingga pemerintah harus juga menyiapkan SDM Papua untuk bisa berkarya dan menjadi sukses dengan tidak mengharap seperti uang jatuh dari langit," terangnya.

“Catatan pentingnya adalah harus didik anak-anak Papua latih untuk bekerja, jangan malas-malas. Dilatih agar bisa mandiri berkarya. Orang Papua bukan malas, namun harus diajar dan didampingi agar sukses,”ucapnya.

copyright protect.co

#papuacerdas
#dukungDOB
#papuasejahtera

0 komentar:

Posting Komentar