Jumat, 15 April 2022

ULMWP Inkonsisten, Benny Wenda Didesak Lengser


United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) dikenal sebagai organisasi perjuangan pembebasan Papua yang kerap menggemparkan karena manuver politiknya menyasar unsur-unsur di luar negeri. Namun menurut salah seorang anggota organisasi prokemerdekaan, dalam keterangannya dirinya menyebutkan bahwa masih terdapat sejumlah ‘penyakit’ yang disembunyikan oleh pihak-pihak ULMWP.

HW sebagai salah seorang anggota yang kerap berkecimpung dalam setiap pergerakan massa di Kota Jayapura menyampaikan bahwa ULMWP kerap membesar-besarkan capaian yang diraihnya. Padahal dirinya meyakinkan bahwa aksi yang dilakukan oleh ULMWP tidak pernah berdampak pada perjuangan.

HW mengatakan bahwa ULMWP tidak pernah mendapat dukungan dari sebuah negara, dirinya menyebutkan bahwa dukungan yang selama ini diklaim oleh ULMWP hanya berasal dari lembaga kemasyarakatan ataupun paratai politik. Dirinya menambahkan jika sampai dengan saat ini tidak pernah ada penekanan oleh suatu negara yang mendukung ULMWP.

“ULMWP dari mana mereka mendapat dukungan negara, selama ini kita hanya termakan kabar yang tidak benar. Mereka disana itu hanya seperti perkumpulan-perkumpulan saja, lembaga swadaya, paling-paling hanya partai politik. Tentu itu semua sudah biasa, apa yang luar biasa?” ungkapnya.

Gembor-gembor yang terus diusarakan oleh Benny Wenda dan para kroninya tersebut dimaksudkan hanya untuk mengangkat eksistensi ULMWP untuk diakui.

“Seberapa tidak diakuinya ULMWP sampai harus berbohong kepada rakyat Papua? Semua hanya omong kosong yang dilakukan Benny Wenda. Kasihan rakyat Papua yang sudah menggantungkan harapannya tapi tidak pernah terwujud. Orang-orang di ULMWP cuma mau dapat nama,” tambahnya.

HW menjelaskan bahwa ULMWP adalah salah satu organiasi perjuangan yang paling inkonsisten. Dirinya menyebutkan bahwa asal-usul ULMWP dibentuk oleh 3 organisasi (PNWP, WPNCL, dan NRFPB), namun saat ini ULMWP bertransformasi menjadi sebuah negara dengan susunan pemerintahan sementara.

“Dulunya ULMWP tidak ada, sampai ada kesepakatan antara 3 organisasi. Baru mulailah sekarang ULMWP cari jalan lain untuk mengklaim diri sebagai negara. ULMWP tidak bisa konsisten, mereka seperti serigala yang haus darah. Semua-semua mau dimanfaatkan untuk isi perut,” ujar HW dalam kesempatannya.

ULMWP disebutkan oleh HW sebagai organisasi yang berpotensi mengganggu perjuangan pembebasan. Hal tersebut dikatakannya melihat orientasi Benny Wenda selalu memposisikan uang sebagai tujuan utama. Desakan terhadap Benny Wenda untuk mundur juga disebutkan bukan kali pertama terjadi, namun ULMWP yang terlanjur menjadi organisasi dengan ribuan simpatisan buta dikatakan telah menghambat.

“Sebenarnya bukan pertama kali ini Benny Wenda mau dilengserkan, tapi pendukung ULMWP itu sudah buta, mereka juga tidak tahu kebusukan yang ada. Kalau terus dibiarkan maka ULMWP akan menghambat perjuangan, karena mereka sama sekali tidak berjuang, mereka hanya cari uang,” tutupnya.

0 komentar:

Posting Komentar