Sabtu, 02 April 2022

Undius Kogoya dan Aibon Sepakat Intan Jaya Tetap Menjadi Medan Perang!


Perang antara TPN-OPM dengan pihak TNI-Polri pasca tertembaknya anggota TPNPB di Nabire, membuat marah komandan lapangan Kodap VIII Undius Kogoya, pasalnya Toni Tabuni yang tertembak adalah teman seperjuangan dan sedang menjalankan tugas intelijen.

Hal ini diungkapkan oleh Undius Kogoya saat dikonfirmasi terkait tertembaknya Toni Tabuni oleh aparat keamanan.

Undius mengaku sebagai Komandan Lapangan Kodap VIII wilayah Intan Jaya, menyesalkan kejadian ini, dirinya meminta agar perang dilanjutkan di Intan Jaya.

"Sebagai Komandan Lapangan Kodap VIII wilayah Intan Jaya, saya tetap perang di Intan Jaya, ini harus laksanakan tidak ada bisa bantah," terangnya.

Lebih lanjut kata Undius, dia bersama Aibon sudah siap, walaupun akan ada rapat menentukan lokasi perang, dirinya dan Aibon tetap akan perang di Intan Jaya, apapun yang terjadi.

Diakhir wawancaranya, ditanyakan kepada Undius tentang saat ini akan ada bulan puasa sebagai ibadah bagi umat Islam, Undius tetap mengatakan perang, walaupun sebenarnya dia dan Aibon menghargai orang Islam yang berpuasa, seperti yang sudah disampaikan oleh Jenderal Egianus Kogoya melalui video selamat menjalankan ibadah puasa.

Namun demikian kita akan melihat situasi di lapangan, karena kematian Toni Tabuni belum bisa diterimanya.

0 komentar:

Posting Komentar