Selasa, 03 Mei 2022

Kelompok Separatis Serang Gereja, Jemaat Panik dan Ketakutan


Kasus pelanggaran HAM terus terjadi di Papua, aksi separatisme diketahui menjadi faktor utama terkait konflik kemanusiaan yang membelenggu Bumi Cenderawasih. Diketahui kelompok separatis pimpinan Lamek Taplo telah melakukan penyerangan ke sebuah gereja di Abmisibil, Distrik Okbibab, Pegunungan Bintang. (1/5

Dalam peristiwa tersebut sejumlah jemaat yang tengah menjalani prosesi ibadah sempat panik dan mencari tempat perlindungan. Aksi biadab tersebut juga menyasar dua orang aparat keamanan yang tengah bertugas menjaga kegiatan gereja. Bripda Vanny Perdana dan Pratu Willy John Basanez terkena tembakan dan terpaksa dievakuiasi menggunakan helickpter ke Kota Jayapura.

“Kejadiannya di luar gereja, tapi kami yang di dalam gereja merasa panik karena terdengar banyak bunyi tembakan. ketakutan itu semakin terjadi ketika kami melihat ada dua orang anggota yang terkena tembakan,” ujar Alex Uropmabin, salah seorang pemuda Okbibab.

Sebagai masyarakat asli Okbibab, Uropmabin menyebutkan bahwa kehadiran kelompok separatis sudah sangat mengkhawatirkan. Dirinya menyebut eksistensi Lamek Taplo cs tidak bisa dibilang sedang memperjuangkan kemerdekaan bagi Papua.

“Kami orang asli Okbibab cuma mau hidup dalam ketenangan tanpa ada konflik, hari minggu kami dikotori aksi brutal dan kekerasan. Tidak ada istilah berjuang untuk merdeka, memangnya siapa yang sedang tertindas. Kami bisa beribadah dengan tenang itu artinya kita semua sudah merdeka,” ujarnya.

Disinggu soal keberadaan Lamek Taplo, dirinya tidak menampik bahwa kelompok tersebut dikenal kejam dan sangat biadab. Alex juga menambahkan, masyarakat Okbibab tidak suka dengan keberadaan kelompok separatis.

“Kami disini tidak ada yang suka dengan Lamek Taplo, mereka hanya datang untuk membuat kekacauan. Bisa ditanyakan kepada siapa saja orang yang ditemui, tidak pernah ada yang suka dengan dia,” ujarnya.

Smentaran Kapolres Pegunungan Bintang AKBP Cahyo dikonfirmasi terkait peristiwa tersebut menyebutkan bahwa aparat gabungan TNI/Polri tengah mengupayakan pengejaran terhadap pelaku teror di Okbibab.

“Sedang diupayakan untuk dilakukan pengejaran terhadap kelompok Lamek Taplo, kami melakukan upaya penegakan hukum atas aksi yang terjadi di Okbibab,” ujar Kapolres.

0 komentar:

Posting Komentar