Selasa, 24 Mei 2022

KNPB Minta Investigasi Kerusuhan Dogiyai, Tokoh Lokal Ungkap KNPB Sebagai Pelaku


Tokoh masyarakat di Kabupaten Dogiyai menegaskan bahwa KNPB terlibat secara langsung atas teror yang terjadi di wilayahnya. Menurut Albertus Goo, KNPB mencoba melempar kesalahan kepada pihak lain.

“KNPB jangan melempar kesalahan yang dilakukannya sendiri, kami disini sudah paham siapa otak dari aksi teror yang terjadi, KNPB bisa dipastikan terlibat langsung walaupun sekarang berpura-pura tidak tahu, mereka bersembunyi,” ujarnya. (25/5)

Akbertus bahkan merasa aneh melihat respon KNPB yang justru meminta kepada aparat keamanan untuk dapat mengungkap pelaku kejahatan terkait pembakaran rumah dan kios milik warga setempat pada Minggu (22/5) malam.

“Apa maksudnya mereka minta aparat keamanan untuk mengungkap siapa pelakunya, sangat aneh kalau memang aparat nanti mengungkap pelaku kejahatan, karena ya KNPB itu sendiri pelakunya,” tambahnya.

Pasca peristiwa kriminal tersebut, Albertus Goo turut menyoroti pernyataan Komnas HAM yang justru mempertanyakan pengerahan pasukan yang dilakukan oleh Kapolda Papua Irjen Mathius Fakhiri. Dirinya mengatakan bahwa Komnas HAM tidak bisa menilai penanganan konflik untuk terus menyudutkan upaya yang dilakukan oleh aparat.

“Tentu undang-undang juga sudah mengatur, kalau ada kekacauan sudah pasti itu menjadi tanggung jawab kepolisian, tapi Komnas HAM yang bahkan tidak pernah datang ke Dogiyai malah menyudutkan aparat,” ungkap Albertus.

Dirinya memeinta kepada Komnas HAM dan seluruh pihak untuk fokus dalam penanganan aksi kejahatan yang telah menghanguskan puluhan rumah tersebut.

“Masalah utamanya bukan pada pengerahan pasukan, lihat bagaimana pelanggaran HAM itu terjadi lebih dulu ketika ada sekelompok orang melakukan teror. Ini perilaku Komnas HAM perlu diselidiki, Komnas HAM tidak membantu menyelesaikan konflik tapi malah sibuk memperluas masalah,” tambahnya.

Sementara Bupati Dogiyai, Yakobus Dumupa, ditemui di Jayapura meminta kepada masyarakat agar tidak terprovokasi aksi kelompok tertentu yang ingin mengganggu situasi kamtibmas, dirinya menyebutkan bahwa aksi tersebut adalah bentuk kriminalitas yang dapat dituntut dengan undang-undang.

“Saya meminta kepada masyarakat untuk tidak terprovokasi, aksi seperti itu merupakan tindakan criminal yang bisa diproses dan dihukum sesuai undang-undang. Kedamaian di Kabupaten Dogiyai menjadi tanggung jawab kita bersama, jadi jangan dirusak,” ujar Bupati.

0 komentar:

Posting Komentar