Selasa, 14 Juni 2022

Hambatan Kemajuan Papua Terjawab Lewat Pembentukan DOB


Tokoh pemuda asal Papua dalam kesempatannya menilai tarik-ulur rencana pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) adalah hal yang wajar. Namun Ali Kabiay dalam kesempatannya menjelaskan bahwa pemekaran sangat penting dilakukan untuk mendongkrak seluruh sektor demi kemajuan dan kesejahteraan orang papua.

“Sesuatu yang baru itu wajar menjadi perbincangan, semua orang punya hak untuk berpendapat. Tapi satu hal yang bisa kita cerna adalah fungsi pemekaran itu untuk menggerakkan lagi seluruh sektor demi kemajuan Papua,” ujar Kabiay. (14/6)

Ali kabiay menyebutkan bahwa bentang wilayah Pulau Papua dinilai sangat sangat besar dan perlu untuk dilakukan pemekaran. Hal tersebut disebutkannya dengan membandingkan Pulau Papua yang setara dengan 3 kali Pulau Jawa. Dilain sisi pemekaran akan memperkecil rentang kendali pemerintahan daerah.

“Bagaimana bisa pemerintahan berjalan dengan optimal jika Papua ini sangat-sangat luas. Bahkan tidah hanya luas, keberagaman dari masyarakatnya saja sudah berbeda-beda. Makanya pemekaran itu sangat penting. Papua ini besarnya 3 kali Pulau Jawa, tentunya akan lebih mempermudah kendali pelayanan oleh pemerintah,” tambahnya.

Menurut Ali Kabiay, dirinya menegaskan bahwa penolakan terhadap pemekaran tidak akan membuahkan hasil dan hanya akan menghambat kemajuan, menurutnya lebih baik para pemuda dan seluruh elemen masyarakat di Papua mulai bersiap untuk menyambut pemekaran.

“Daripada kita sibuk menolak sesuatu yang seharusnya bisa membawa perubahan, lebih baik kita mulai mempelajarinya, mempersiapkan diri untuk pemekaran. Karena sudah pasti ada beberapa sektor yang akan disesuaikan lagi sesuai dengan kebutuhan masyarakatnya setelah resmi disahkan nantinya,” ujar Ali Kabiay.

Sementara penyelenggaraan rapat khusus terkait percepatan pembangunan kesejahteraan yang dihadiri sejumlah perwakilan Forkopida, MRP, dan DPRP di Kabupaten Jayapura menyebutkan sebanyak 29 kabupaten/kota di Papua sudah sangat siap dan sepakat dilakukan pemekaran.

"Kami akan terus membangun komunikasi, kami juga mohon saran dan masukan dari Bapak/Ibu asosiasi, ketua, wakil, dan lain-lain di seluruh wilayah adat. Semua demi kemajuan dan kesejahteraan orang Papua, kesepakatan bersama ini akan sangat bermanfaat untuk masa depan Papua," ujar Mathius Awoitauw yang juga merupakan Bupati Kabupaten Jayapura.

0 komentar:

Posting Komentar