Sabtu, 18 Juni 2022

Sepakati Pemekaran Papua, Lukas Enembe Sebut Kesejahteraan OAP adalah Prioritas


Pemekaran papua yang sebelumnya banyak menimbulkan pro/kontra disebutkan telah mendapat jalan tengah, Gubernur Papua Lukas Enembe beserta jajaran pemerintahan daerah yang menemui Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di Jakarta diketahui telah melakukan rapat tertutup untuk melakukan pembahasan terkait pemekaran Papua.

Lukas Enembe dikonfirmasi terkait pertemuan tersebut menyebutkan bahwa pemekaran adalah cita-cita yang telah direncanakannya sejak tahun 2014. Enembe menambahkan bahwa sejak dulu pihaknya sudah sempat mengajukan agar Papua dapat dimekarkan menjadi 7 provinsi sesuai dengan jumlah wilayah adat.

“Sudah sejak tahun 2014 saya mengajukan agar Papua ini segera dimekarkan, masyarakat Papua tumbuh dari adat, makanya lebih baik jika Papua dapat dimekarkan menjadi 7 wilayah sesuai adat masing-masing,” ungkap Enembe. (18/6)

Gubernur Lukas Enembe menegaskan bahwa fungsi dilakukan pemekaran adalah demi percepatan pembangunan yang ditujukan untuk kesejahteraan masyarakat Papua. dirinya juga menolak anggapan jika pemekaran adalah upaya untuk memecah Papua.

“Tidak ada yang mau dipecah, Papua tetaplah Papua, jadi tidak benar kalau ada pernyataan pemekaran itu maksudnya untuk memecah Papua. Pemerintah sudah berkomitmen untuk mendorong percepatan pembangunan dalam programnya lewat pemekaran,” tambahnya.

Sebagai pemilik tongkat tertinggi dalam pemerintahan di Papua, Lukas Enembe mengatakan bahwa pihaknya sangat antusias terhadap rencana pemekaran bagi Papua selagi orang Papua dijadikan objek dalam pembangunannya.

“Kalau tujuannya memang untuk mendorong kemajuan bagi orang Papua maka saya sebagai Gubernur merasa sangat setuju, lewat pemekaran kita akan prioritaskan orang Papua,” ujar Lukas Enembe.

0 komentar:

Posting Komentar