Senin, 04 Juli 2022

Dinamika DOB Tidak Lunturkan Semangat Membangun Papua


Hadirnya pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) atau pemekaran di Papua mendapat sambutan baik dari salah seorang tokoh Papua, Frederikus Gebze. Menurut Frederikus Gebze yang juga merupakan mantan Bupati Merauke tersebut menyebutkan bahwa pemekaran dapat menjadi solusi untuk mengangkat kesejahteraan orang Papua.

“Yang tertpenting adalah pemekaran itu sudah disahkan, ini adalah solusi yang paling tepat untuk mengangkat kesejahteraan orang Papua. begitu luasnya Papua kalau hanya ditopang sebuah pemerintahan setingkat provinsi tentu juga tidak ideal,” ungkap Frederikus Gebze. (4/7)

Bagi Sebagian besar masyarakat Papua terutama di wilayah Papua Selatan, pemekaran adalah sebuah penantian lama yang akhirnya dapat terwujud. Dirinya menjelaskan bahwa proses pengajuan aspirasi terkait pemekaran di Papua tidak dilakukan dengan waktu yang singkat.

“Bahkan jauh sebelum saya menjabat sebagai Bupati, aspirasi untuk pemekaran ini sudah diajukan sejak belasan bahkan puluhan tahun lalu. Artinya ini adalah penantian panjang yang akhirnya bisa diwujudkan, maka siapa yang tidak bahagia?” sambut Gebze bertanya.

Dengan hadirnya 3 provinsi baru, Frederikus Gebze mengungkapkan bahwa peluang untuk menghadirkan kemajuan dan memangkas kesenjangan di Papua semakin terbuka lebar. Hal tersebut dianggapnya mengingat para kepala daerah akan lebih memahami kondisi nyata di masyarakatnya.

“Tidak akan ada lagi kebijakan berbenturan atau setidaknya diterima pihak A tapi ditolak pihak B karena jangkauan wilayahnya semakin kecil dan karakteristik masyarakat hampir sama. Kita tahu kalau pemekaran ini disesuaikan dengan wilayah adat, itu sudah pas (tepat),” ujarnya.

Dalam kesempatannya tersebut Frederikus Gebze mengatakan bahwa pemekaran sudah berhasil menjawab permintaan orang Papua akan kesejahteraan. Disinggung aksi sepihak terkait penolakan DOB yang masih terjadi, Gebze menjelaskan bahwa hal tersebut wajar terjadi dan tidak akan pernah melunturkan semangat untuk membangun Papua.

“Sudah waktunya kita fokus, apa yang masyarakat butuhkan itulah yang coba diupayakan. Soal penolakan juga wajar terjadi, tetapi yang terpenting aksi sepihak tidak akan pernah melunturkan semangat membangun Papua, justru dengan adanya pernyataan seperti itu pemerintah akan lebih giat membuktikan kalau pemekaran harus berhasil, yang diuntungkan tentu orang Papua lagi,” kata dia.

0 komentar:

Posting Komentar