Minggu, 03 Juli 2022

Geliat Penunjukan Gubernur Sementara Adalah Bentuk Kebahagiaan Papua Sambut DOB


Setelah resmi menambah tiga wilayah otonomi baru di Papua, diketahui saat ini seluruh komponen mulai bergerak dalam menyambut program pro-rakyat tersebut. Menurut banyak pihak penunjukan pejabat Gubernur Sementara dinilai sebagai hal yang sangat prioritas demi dimulainya roda pemerintahan.

Menurut Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Papua, Pdt Lipius Biniluk, menyebutkan bahwa pemekaran yang didasari demi peningkatan kesejahteraan orang Papua harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Dirinya mengapresiasi langkah-langkah sejumlah pihak yang mulai memikirkan karteker sebagai pejabat sementara. (3/7)

“Kita melihat kalau geliat ini adalah bukti Papua sangat serius menyambut pemekaran demi kesejahteraan masyarakatnya. Langkah-langkah yang sudah dilakukan banyak pihak untuk mulai merekomendasikan sejumlah nama untuk menjadi karteker adalah hal yang penting,” ungkap Lipius Biniluk.

Mewakili FKUB Provinsi Papua, Lipius Biniluk menyerukan bahwa nama Nikolaus Kondomo adalah sosok yang tepat untuk dapat diangkat menjadi Gubernur Sementara dalam masa transisi pemerintahan. Menurutnya, Nikolaus Kondomo adalah sosok yang tepat karena pantas manjadi panutan bagi masyarakat di Provinsi Papua Selatan.

“Tentunya kami lewat FKUB punya pandangan mengenai hal ini, dan kami melihat bagaimana profil Nikolaus Kondomo adalah salah satu yang memiliki integritas tinggi. Menurut kami Nikolaus Kondomo cukup pantas menyandang jabatan di Papua Selatan,” ujarnya.

Rekam jejak Nikolaus sebagai pejaat tinggi di Kejaksaan turut dianggap Lipus Biniluk sebagai salah satu indikator keberhasilan dalam jenjang karirnya. Statusnya sebagai Orang Asli Papua (OAP) juga dirasa dapat menjadikan pertimbangan yang kuat bagi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam menunjuk Nikolaus Kondomo.

“Beliau punya rekam jejak yang cukup gemilang, banyak wilayah dan tempat yang pernah dijalankan sebagai pejabat di Kejaksaan. Apalagi Nikolaus Kondomo berstatus sebagai OAP, tentu semua ini adalah alasan yang sangat kuat sebagai pertimbangan Kemendagri,” kata Lipus Biniluk.

Meski tak pernah menyinggung urusan politik dalam karirnya, Nikolaus Kondomo yang memiliki integritas tinggi terhadap negara telah membuat sejumlah pihak menaruh harapan terhadapnya sebagai pejabat sementara di Papua Selatan.

“Nikolaus Kondomo sangat tepat dan layak untuk menjadi karteker Gubernur Papua Selatan, telah mengusai berbagai permasalahan teritorial, baik dari sisi sosial, budaya, keamanan, maupun hukum. Tentu juga karena didukung oleh masyarakat Papua Selatan sendiri, bahkan sejumlah tokoh gereja serta berbagai organisasi keagamaan sudah menyatakan demikian,” pungkasnya.

Diketahui bahwa DPR RI melalui rapat paripurna telah mengesahkan tiga provinsi baru hasil pemekaran dari Provinsi Papua. Ketiga Provinsi tersebut diantaranya adalah Papaua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.

0 komentar:

Posting Komentar